Apa itu suhu

Konsep suhu sangat penting untuk setiap diskusi tentang termodinamika, tetapi definisi yang tepat bukanlah masalah yang sederhana. Sebagai contoh, batang baja terasa lebih dingin daripada batang kayu pada suhu kamar hanya karena baja lebih baik dalam menghantarkan kalor dari kulit. Oleh karena itu diperlukan cara obyektif untuk mengukur suhu. Secara umum, ketika dua benda dibawa ke dalam kontak termal, kalor akan mengalir di antara mereka sampai mereka mencapai kesetimbangan satu sama lain.

Ketika aliran kalor berhenti, mereka dikatakan berada pada suhu yang sama. Hukum nol termodinamika memformalkan ini dengan menyatakan bahwa jika suatu objek A berada dalam kesetimbangan termal simultan dengan dua objek B dan C lainnya, maka B dan C akan berada dalam kesetimbangan termal satu sama lain jika dibawa ke dalam kontak termal. Objek A kemudian dapat memainkan peran termometer melalui beberapa perubahan sifat fisiknya dengan suhu, seperti volumenya atau hambatan listriknya.

Dengan definisi persamaan suhu di tangan, dimungkinkan untuk menetapkan skala suhu dengan menetapkan nilai numerik ke titik-titik tertentu yang mudah direproduksi. Misalnya, dalam skala suhu Celcius (° C), titik beku air murni secara bebas diberi suhu 0 ° C dan titik didih air bernilai 100 ° C (dalam kedua kasus pada 1 atmosfer standar. Dalam skala suhu Fahrenheit (° F), dua titik yang sama ini masing-masing diberi nilai 32 ° F dan 212 ° F. Ada skala temperatur absolut yang terkait dengan hukum kedua termodinamika. Skala absolut yang terkait dengan skala Celsius disebut skala Kelvin (K), dan yang terkait dengan skala Fahrenheit disebut skala Rankine (° R). Pengukuran ini terkait dengan persamaan K = ° C + 273.15, ° R = ° F + 459.67, dan ° R = 1.8 K. Nol dalam skala Kelvin dan Rankine berada pada nol mutlak.

Tinggalkan Balasan