Sebutkan 9 Perbedaan Morula dan Blastula

Perbedaan Morula dan Blastula:

  1. Pembentukan prekursor: Zigot berkembang menjadi morula dan morula berkembang menjadi blastula.
  2. Struktur: Morula padat dalam struktur sedangkan Blastula berongga. Morula benar-benar penuh dengan sel sedangkan blastula tidak.
  3. Komposisi: Morula terbentuk ketika zigot dibelah dengan cepat oleh pembelahan sel sedangkan blastula terdiri dari lapisan sel bola yang disebut blastomer yang mengelilingi rongga berisi cairan.
  4. Muncul menjadi: Morula berkembang di blastula oleh proses blastulasi sedangkan blastula lebih lanjut berkembang menjadi grastula oleh proses yang disebut gastrulasi. Dalam grastula, lapisan germ embrio terbentuk.
  5. Kehadiran rongga: Morula tidak memiliki rongga. Di sisi lain, blastula diisi dengan rongga yang disebut blastocoel.
  6. Adanya blastoderm: Morula tidak memiliki blastoderm di dalamnya sedangkan blastula memiliki blastoderm yang terdefinisi dengan baik.
  7. Kehadiran trofoblas: Morula tidak memiliki trofoblas sedangkan Blastula memiliki sel trofoblas.
  8. Waktu terjadinya setelah fertilisasi: Morula terbentuk kira-kira tiga sampai empat hari setelah pembuahan sedangkan blastula terbentuk setelah morula (lima hari atau lebih) setelah pembuahan.
  9. Peran fertilisasi in-vitro (IVF): Ketika morula (hari keempat) dipindahkan untuk fertilisasi in-vitro, tingkat keberhasilan fertilisasi in-vitro rendah. Ketika blastula (blastokista, hari kelima) ditransfer untuk fertilisasi in vitro, tingkat keberhasilan secara komparatif jauh lebih tinggi daripada morula. Meskipun ada beberapa faktor lain yang juga mempengaruhi tingkat keberhasilan fertilisasiin-vitro.

Tinggalkan Balasan