Sebutkan 8 Perbedaan rantai makanan dan jaring makanan

Perbedaan utama antara Rantai Makanan dan jaring Makanan diberikan di bawah ini:

  1. Rantai makanan adalah jalur linier tunggal di mana energi dan nutrisi makanan bergerak dalam ekosistem sementara jaring makanan adalah sejumlah rantai makanan yang saling terhubung melalui mana energi dan nutrisi berjalan dalam ekosistem.
  2. Dalam rantai makanan, biasanya anggota tingkat trofik yang tinggi memberi makan pada satu jenis organisme tingkat trofik yang lebih rendah sementara di jala makanan anggota kelompok tingkat trofik yang lebih tinggi memberi makan pada banyak organisme tingkat trofik yang lebih rendah.
  3. Dalam rantai makanan, rantai makanan yang terpisah dan terisolasi meningkatkan ketidakstabilan ekosistem. Dalam jaring makanan, stabilitas ekosistem meningkat dengan adanya jaring makanan kompleks.
  4. Rantai makanan tidak berpengaruh pada peningkatan kemampuan beradaptasi dan daya saing organisme sementara jaring makanan yang lebih kompleks meningkatkan kemampuan beradaptasi dan daya saing organisme.

Daftar istilah

  1. Herbivora – binatang yang memakan tanaman.
  2. Karnivora – binatang yang memakan binatang lain.
  3. Omnivora – binatang yang memakan tumbuhan dan hewan, misalnya beruang dan manusia.
  4. Produser – biasanya tanaman hijau yang menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis
  5. Konsumen primer – Hewan yang hanya mengonsumsi bahan nabati. Mereka adalah herbivora – contohnya kelinci, ulat bulu, sapi, domba, dan rusa.
  6. Konsumen Sekunder – Hewan yang memakan konsumen primer (herbivora).
  7. Konsumen Tersier – Hewan yang memakan konsumen sekunder yaitu karnivora yang memakan karnivora lain.
  8. Predator – bunuh untuk makanan. Mereka adalah konsumen sekunder atau tersier – misalnya beruang kutub, elang emas
  9. Mangsa – adalah organisme yang diberi makan oleh predator. Contoh spesies predator dan mangsa adalah: rubah dan kelinci; tit biru dan ulat; serigala dan domba
  10. Pemulung – konsumen yang memakan hewan mati (mis. Kepiting, burung gagak, burung hering, burung elang dan hyena.)
  11. Detritivora – konsumen yang memperoleh nutrisi dari detritus
  12. Dekomposer – organisme seperti bakteri dan jamur yang memecah organisme mati dan limbahnya. . (Mereka tidak ‘memakan’ makanan seperti pemulung, karena mereka tidak memiliki bagian mulut. Sebaliknya mereka memecah zat padat menjadi cairan yang dapat mereka serap.) Contoh: bakteri dan beberapa jamur.
  13. Tingkat Trofik – Tingkat trofik adalah setiap level dalam rantai makanan. Materi selalu ‘hilang’ sebagai energi panas di setiap tingkat trofik.

Tinggalkan Balasan