Bagaimana mekanisme proses mendengar pada manusia?

Mendengarkan adalah keterampilan yang sangat penting dalam semua aspek kehidupan kita — mulai dari menjaga hubungan pribadi kita, menyelesaikan pekerjaan kita, membuat catatan di kelas, hingga menentukan bus mana yang akan dibawa ke bandara. Terlepas dari bagaimana kita terlibat dalam mendengarkan, penting untuk memahami bahwa mendengarkan melibatkan lebih dari sekadar mendengarkan kata-kata yang diarahkan pada kita. Mendengarkan adalah proses aktif yang dengannya kita memahami, menilai, dan menanggapi apa yang kita dengar.

Proses mendengarkan melibatkan lima tahap: menerima, memahami, mengevaluasi, mengingat, dan merespons. Pada dasarnya, seorang pendengar yang efektif harus mendengar dan mengidentifikasi suara-suara bicara yang diarahkan ke mereka, memahami pesan suara-suara itu, mengevaluasi secara kritis atau menilai pesan itu, mengingat apa yang dikatakan, dan menanggapi (baik secara verbal atau nonverbal) terhadap informasi yang mereka terima.

Tahap 1: Menerima

Tahap pertama dari proses mendengarkan adalah tahap penerimaan, yang melibatkan pendengaran dan pengolahan. Mendengar adalah proses fisiologis dari mendaftarkan gelombang suara ketika mereka mengenai gendang telinga. Untuk mengumpulkan informasi secara efektif melalui mendengarkan, pertama-tama kita harus dapat secara fisik mendengar apa yang kita dengarkan. Semakin jelas suaranya, semakin mudah proses mendengarkannya.

Pengolahan adalah bagian lain dari tahap penerimaan dalam proses mendengarkan. Pengolahan adalah proses mengidentifikasi dan menafsirkan suara tertentu yang kita dengar sebagai kata-kata secara akurat. Suara-suara yang kita dengar tidak memiliki arti sampai kita memberikan artinya dalam konteks. Mendengarkan adalah proses aktif yang membangun makna dari pesan verbal dan nonverbal.

Tahapan 2: Pemahaman

Tahap kedua dalam proses mendengarkan adalah tahap pemahaman. Pemahaman atau memahami adalah “makna bersama antara para pihak dalam suatu transaksi komunikasi” dan merupakan langkah pertama dalam proses mendengarkan. Ini adalah tahap di mana pendengar menentukan konteks dan makna kata-kata yang didengarnya. Menentukan konteks dan makna kata-kata individual, serta menugaskan makna dalam bahasa, adalah penting untuk memahami kalimat. Ini, pada gilirannya, penting untuk memahami pesan pembicara.

Setelah pendengar memahami poin utama pembicara, mereka dapat mulai memilah sisa informasi yang mereka dengar dan memutuskan di mana itu berada dalam garis besar mental mereka.

Tahap 3: Mengevaluasi

Tahap proses mendengarkan ini adalah saat pendengar menilai informasi yang mereka terima, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Mengevaluasi memungkinkan pendengar untuk membentuk pendapat tentang apa yang mereka dengar dan, jika perlu, untuk mulai mengembangkan respons.

Selama tahap evaluasi, pendengar menentukan apakah informasi yang mereka dengar dan pahami dari pembicara dibangun dengan baik atau tidak terorganisir, bias atau tidak bias, benar atau salah, signifikan atau tidak signifikan. Mereka juga memastikan bagaimana dan mengapa pembicara datang dan menyampaikan pesan yang mereka sampaikan. Ini mungkin melibatkan pertimbangan motivasi dan tujuan pribadi atau profesional pembicara.

Tahap 4: Menanggapi

Tahap respons adalah tahap proses mendengarkan di mana pendengar memberikan reaksi verbal dan / atau nonverbal berdasarkan ingatan jangka pendek atau jangka panjang. Setelah tahap mengingat, seorang pendengar dapat menanggapi apa yang mereka dengar baik secara lisan maupun non-verbal. Sinyal nonverbal dapat mencakup gerakan seperti mengangguk, melakukan kontak mata, mengetuk pena, gelisah, menggaruk atau memiringkan kepala mereka, tersenyum, memutar mata mereka, meringis, atau bahasa tubuh lainnya. Respons semacam ini dapat ditampilkan dengan sengaja atau tidak. Menanggapi secara verbal mungkin melibatkan mengajukan pertanyaan, meminta informasi tambahan, mengarahkan kembali atau mengubah fokus percakapan, memotong pembicara, atau mengulangi apa yang dikatakan pembicara kembali kepadanya untuk memverifikasi bahwa pesan yang diterima cocok dengan pesan yang dimaksud.

Tahap 5: Mengingat

Dalam proses mendengarkan, tahap mengingat terjadi ketika pendengar mengkategorikan dan menyimpan informasi yang ia kumpulkan dari pembicara untuk akses di masa mendatang. Hasilnya – memori – memungkinkan orang tersebut untuk merekam informasi tentang orang, benda dan peristiwa untuk kemudian dipanggil kembali. Ini terjadi selama dan setelah pengiriman pembicara.

Memori sangat penting selama proses mendengarkan. Kita bergantung pada ingatan kita untuk mengisi kekosongan ketika kita mendengarkan dan membiarkan kita menempatkan apa yang kita dengar saat ini dalam konteks apa yang kita dengar sebelumnya. Jika, misalnya, Anda lupa semua yang Anda dengar segera setelah Anda mendengarnya, Anda tidak akan bisa mengikuti apa yang dikatakan pembicara, dan percakapan tidak mungkin dilakukan.

Bagaimana mekanisme proses mendengar pada manusia?

Tinggalkan Balasan