Apa fungsi sel satelit

Sel Schwann dan satelit glia adalah dua jenis sel glial utama dari sistem saraf perifer (PNS). Sel-sel satelit mendapatkan namanya dari cara mereka mengelilingi neuron tertentu, dengan beberapa satelit membentuk selubung di sekitar permukaan sel. Kita baru mulai belajar tentang sel-sel ini tetapi banyak peneliti percaya mereka mirip dengan astrosit.

Fungsi utama sel satelit tampaknya mengatur lingkungan di sekitar neuron, menjaga keseimbangan bahan kimia. Neuron yang memiliki sel satelit membentuk sesuatu yang disebut gangila, yang merupakan kelompok sel saraf dalam sistem saraf otonom dan sistem sensorik. Sistem saraf otonom mengatur organ-organ internal Anda, sementara sistem sensorik Anda memungkinkan Anda untuk melihat, mendengar, mencium, menyentuh, dan merasakan.

Sel-sel satelit mengantarkan nutrisi ke neuron dan menyerap racun logam berat, seperti merkuri dan timbal, agar mereka tidak merusak neuron.

Mereka juga diyakini membantu mengangkut beberapa neurotransmitter dan zat lain, termasuk:

  • Glutamat
  • GABA
  • Norepinefrin
  • Adenosin trifosfat
  • Zat P
  • Capsaicin
  • Asetilkolin

Seperti mikroglia, sel-sel satelit mendeteksi dan merespons cedera dan peradangan. Namun, peran mereka dalam memperbaiki kerusakan sel belum dipahami dengan baik.

Sel-sel satelit dihubungkan dengan nyeri kronis yang melibatkan cedera jaringan perifer, kerusakan saraf, dan peningkatan nyeri sistemik (hiperalgesia) yang dapat terjadi akibat kemoterapi.

Tinggalkan Balasan