Fungsi membran plasma sel

Fungsi membran plasma sel adalah membentuk batas antara isi sel dan bagian luar sel yang didukung oleh jaringan lipid dan protein. Membran plasma juga disebut membran sel. Fungsi membran plasma adalah untuk melindungi sel dari lingkungan sekitarnya. Ini semi permeabel dan mengatur bahan yang masuk dan keluar sel. Sel-sel semua makhluk hidup memiliki membran plasma.

Sebutkan Fungsi Membran Plasma?

Penghalang Fisik

Fungsi membran plasma yang pertama adalah sebagai penghalang fisik. Membran plasma mengelilingi semua sel dan secara fisik memisahkan sitoplasma, yang merupakan bahan yang membentuk sel, dari cairan ekstraseluler di luar sel. Fungsi membran plasma untuk melindungi semua komponen sel dari lingkungan luar dan memungkinkan kegiatan terpisah terjadi di dalam dan di luar sel.

Fungsi membran plasma juga memberikan dukungan struktural pada sel. Ini menambat sitoskeleton, yang merupakan jaringan filamen protein di dalam sel yang menahan semua bagian sel di tempatnya. Fungsi membran plasma juga memberi sel bentuknya. Organisme tertentu seperti tanaman dan jamur memiliki dinding sel selain membran. Dinding sel tersusun atas molekul-molekul seperti selulosa. Ini memberikan dukungan tambahan ke sel, dan itulah sebabnya sel-sel tumbuhan tidak meledak seperti sel hewan jika terlalu banyak air berdifusi ke dalamnya.

Selektif Permeabilitas

Fungsi membran plasma selanjutnya mengutur zat apa yang boleh masuk atau meninggalkan sel ini disebut dengan sifat selektif permeabel. Membran plasma selektif permeabel (atau semi permeabel), artinya hanya molekul tertentu yang dapat melewatinya. Air, oksigen, dan karbon dioksida dapat dengan mudah melewati membran. Umumnya, ion (mis. Natrium, kalium) dan molekul polar tidak dapat melewati membran; mereka harus melalui saluran atau pori-pori tertentu di membran bukannya menyebar secara bebas. Dengan cara ini, membran dapat mengontrol laju di mana molekul tertentu dapat masuk dan keluar sel.

Endositosis dan Eksositosis

Endositosis adalah ketika sel menelan konten yang relatif lebih besar daripada ion tunggal atau molekul yang melewati saluran. Melalui endositosis, sel dapat mengambil molekul dalam jumlah besar atau bahkan seluruh bakteri dari cairan ekstraseluler. Eksositosis adalah ketika sel melepaskan bahan-bahan ini. Fungsi Membran sel terlibat dalam kedua proses ini. Bentuk membran itu sendiri berubah untuk memungkinkan molekul masuk atau keluar sel. Membran sel juga membentuk vakuola, gelembung kecil membran yang dapat mengangkut banyak molekul sekaligus, untuk mengangkut bahan ke berbagai tempat di sel.

Pensinyalan sel

Fungsi membran sel lainnya yang tidak kalah penting adalah untuk memfasilitasi komunikasi dan pensinyalan antar sel. Ia melakukannya melalui penggunaan berbagai protein dan karbohidrat dalam membran. Protein pada sel “menandai” sel itu sehingga sel-sel lain dapat mengidentifikasinya. Selaput juga memiliki reseptor yang memungkinkannya untuk melakukan tugas-tugas tertentu ketika molekul seperti hormon mengikat reseptor tersebut.

Fosfolipid

Membran sebagian terdiri dari molekul yang disebut fosfolipid, yang secara spontan menyusun diri menjadi lapisan ganda dengan kepala hidrofilik (“suka air”) di luar dan ekor hidrofobik (“membenci air”) di bagian dalam. Interaksi dengan air inilah yang memungkinkan membran plasma terbentuk.

Protein

Protein terjepit di antara lipid yang membentuk membran, dan protein transmembran ini memungkinkan molekul yang tidak bisa masuk ke sel jika tidak melalui pembentukan saluran, pori atau gerbang. Dengan cara ini, sel mengontrol aliran molekul-molekul ini ketika mereka masuk dan keluar. Protein dalam membran sel berperan dalam banyak fungsi lainnya, seperti pensinyalan sel, pengenalan sel, dan aktivitas enzim.fungsi membran plasma

Karbohidrat

Karbohidrat juga ditemukan dalam membran plasma; khususnya, sebagian besar karbohidrat dalam membran adalah bagian dari glikoprotein, yang terbentuk ketika karbohidrat melekat pada protein. Glikoprotein berperan dalam interaksi antara sel, termasuk adhesi sel, proses di mana sel saling menempel.

Model Mosaik Fluida

Secara teknis, membran sel adalah cairan. Pada suhu kamar, ia memiliki konsistensi yang sama dengan minyak sayur. Lipid, protein, dan karbohidrat dalam membran plasma dapat berdifusi secara bebas di seluruh membran sel; mereka pada dasarnya mengambang di permukaannya. Ini dikenal sebagai model mosaik fluida, yang diciptakan oleh S.J. Singer dan G.L. Nicolson pada tahun 1972.

Tinggalkan Balasan