Endoskeleton dan fungsinya

Endoskeleton adalah kerangka yang terdiri dari struktur keras dan mineral yang terletak di dalam jaringan lunak organisme. Contoh struktur endoskeleton primitif adalah spikula spons. Tulang vertebrata tersusun atas jaringan, sedangkan spons tidak memiliki jaringan sejati. Endoskeleton berfungsi untuk memberi dukungan bagi tubuh, melindungi organ-organ internal, dan memungkinkan untuk gerakan melalui kontraksi otot yang melekat pada tulang.

Kerangka manusia adalah kerangka endoskopi yang terdiri dari 206 tulang pada orang dewasa. Ini memiliki lima fungsi utama: memberikan dukungan kepada tubuh, menyimpan mineral dan lipid, memproduksi sel darah, melindungi organ dalam, dan memungkinkan untuk bergerak. Sistem kerangka pada vertebrata dibagi menjadi rangka aksial (yang terdiri dari tengkorak, tulang belakang, dan tulang rusuk), dan rangka apendikular (yang terdiri dari bahu, tulang tungkai, korset dada, dan korset panggul).

Eksoskeleton

Eksoskeleton adalah kerangka eksternal yang terdiri dari bungkus keras pada permukaan suatu organisme. Sebagai contoh, cangkang kepiting dan serangga adalah eksoskeleton. Jenis kerangka ini memberikan pertahanan terhadap predator, menopang tubuh, dan memungkinkan untuk bergerak melalui kontraksi otot yang melekat.

Seperti halnya vertebrata, otot harus melewati persendian di dalam rangka luar. Pemendekan otot mengubah hubungan kedua segmen eksoskeleton. Arthropoda seperti kepiting dan lobster memiliki eksoskeleton yang terdiri dari 30-50 persen kitin, turunan glukosa polisakarida yang merupakan bahan yang kuat tetapi fleksibel.

Kitin disekresi oleh sel epidermis. Eksoskeleton diperkuat oleh penambahan kalsium karbonat dalam organisme seperti lobster. Karena eksoskeleton adalah asellular, arthropoda harus secara berkala melepaskan eksoskeleton mereka karena eksoskeleton tidak tumbuh ketika organisme tumbuh.

Fungsi Endoskeleton

Fungsi endoskeleton pada vertebrata yang utama sebagai berikut:

(a) Untuk memberikan dukungan fisik kepada tubuh dengan membentuk kerangka kerja internal yang kokoh dan kaku.

(B) Untuk memberikan bentuk dan bentuk tubuh yang pasti.

(c) Untuk melindungi dengan mengelilingi organ-organ internal yang rapuh seperti otak, jantung, paru-paru dll.

(D) Untuk memungkinkan pertumbuhan ukuran tubuh yang besar (paus, gajah, dinosaurus yang punah), karena itu hidup dan tumbuh.

(E) Untuk menyediakan permukaan untuk melekat otot.

(F) Untuk berfungsi sebagai pengungkit di mana otot dapat bertindak.

(g) Untuk memproduksi sel darah di sumsum tulang.

(h) Untuk membantu bernafas (cincin trakea, tulang rusuk).

Gangguan Rangka dan Sendi

Setiap gerakan keras, seperti melompat, jatuh atau menekuk, dapat menyebabkan cedera pada kerangka. Cedera dapat dari 5 jenis: keseleo, dislokasi, fraktur, radang sendi dan cakram yang tergelincir.

(A) Keseleo: Keseleo mengacu pada cedera pada kapsul sendi, biasanya melibatkan peregangan atau robek tendon atau ligamen. Sayangnya, kedua struktur ini memiliki kekuatan regeneratif yang jauh lebih buruk daripada tulang, dan sekali diregangkan seringkali tetap lemah. Terkilir sering dianggap sebagai gangguan ringan, tetapi bisa menjadi kronis.

(B) Artritis atau Nyeri Sendi: Artritis mengacu pada peradangan sendi. Ini adalah penyakit umum pada usia tua. Gejala umumnya adalah rasa sakit dan kekakuan pada sendi. Ini memiliki banyak bentuk. Tiga bentuk yang lebih umum dijelaskan di sini: osteoartritis atau artritis degeneratif, artritis reumatoid dan asam urat.

(1) Osteoartritis: Sekresi cairan sinovial pelumas antara tulang di sendi berhenti. Tulang rawan yang halus menutupi ujung tulang di sendi berhenti. Tulang rawan yang halus menutupi ujung tulang di sendi habis karena penggunaan bertahun-tahun dan digantikan oleh taji tulang yang tidak rata. Sendi menjadi meradang, gerakannya menjadi menyakitkan, dan fungsinya berkurang. Kekakuan atau fiksasi sendi seperti itu disebut juga ankilosis. Kondisi osteoartritis lebih atau kurang permanen. Ini umum untuk orang tua, terutama yang mempengaruhi sendi yang menahan beban.

(2) Rheumatoid arthritis: Ini adalah peradangan kronis menyakitkan pada membran sinovial dari banyak sendi secara bersamaan. Biasanya dimulai pada sendi kecil di tangan dan berkembang secara sentripetal dan simetris. Dalam kasus yang parah, pada akhirnya menyebabkan kelainan bentuk yang melumpuhkan. Mungkin ada manifestasi lain seperti demam, anemia, penurunan berat badan dan kekakuan di pagi hari. Artritis reumatoid melibatkan erosi sendi. Biasanya dimulai pada usia 20 – 40 tahun, tetapi dapat dimulai pada usia berapa pun. Ini mempengaruhi wanita lebih sering daripada pria. Beristirahat dan berolahraga di bawah nasihat medis dapat memberikan bantuan.

Endoskeleton dan fungsinya
Endoskeleton dan fungsinya 1

Endoskeleton adalah kerangka yang terdiri dari struktur keras dan mineral yang terletak di dalam jaringan lunak organisme. Contoh struktur endoskeleton pri

Editor's Rating:
5
Endoskeleton

Tinggalkan Balasan