9 Perbedaan Peptidoglikan (Murein) dan Pseudopeptidoglikan (Pseudomurein)

Mayoritas Bakteri dan Archaebacteria memiliki dinding sel yang kaku di sekitar membran plasma. Dinding sel peptidoglikan (juga disebut murein), yang dianggap sebagai biomarker bakteri, tidak ada di dinding sel Archaea.

Namun, anggota Archaea menunjukkan keragaman besar dalam komposisi dinding sel mereka. Dinding sel di Archaea mungkin mengandung polisakarida, protein atau glikoprotein. Beberapa Archanebacteria metanogenik memiliki molekul dinding sel yang sangat mirip dengan molekul peptidoglikan di dinding sel bakteri.

Molekul dinding sel ini disebut Pseudopeptidoglikan atau Pseudomurein. Peptidoglikan dan pseudopeptidoglikan menunjukkan banyak kesamaan dan perbedaan struktural dan fungsional. Posting ini menjelaskan Persamaan dan Perbedaan antara Peptidoglikan (Murein) dan Pseudopeptidoglikan (Pseudomurein) dengan tabel perbandingan.

Persamaan antara Peptidoglikan (Murein) dan Pseudopeptidoglikan (Pseudomurein)

#. Peptidoglikan dan Pseudopeptidoglikan adalah glikokonjugat.

#. Keduanya adalah polimer unit monomer yang bergabung dengan ikatan glikosidik tertentu.

#. Keduanya hetero-polisakarida (terdiri dari lebih dari satu jenis unit monomer).

#. Keduanya mengandung rantai karbohidrat panjang bercabang yang saling terhubung oleh segmen peptida pendek.

#. Baik murein dan pseudomurein memiliki fungsi yang sama di dalam sel, yaitu memberikan perlindungan.

#. Blok bangunan (unit monomer) dari dinding sel dihubungkan oleh ikatan β-glikosidik.

#. Baik murein dan pseudomurein mengandung residu N-Asetilglukosamin.

#. Keduanya membentuk mesh seperti lapisan di luar membran plasma sel.

#. Keduanya memiliki sifat morfologi dan fisik yang kurang lebih sama.Perbedaan Peptidoglikan (Murein) dan Pseudopeptidoglikan (Pseudomurein)

Tabel Perbedaan antara Peptidoglikan (Murein) dan Pseudopeptidoglikan (Pseudomurein)

No. Peptidoglikan Pseudopeptidoglikan
1 Biasa disebut dengan Murein. Biasa disebut Pseudomurein.
2 Ditemukan di dinding sel Bakteri. Ditemukan di dinding sel Archaebacteria.
3 Blok pembangun karbohidrat adalah N- Asetilglukosamin (NAG) dan N- asetilmuramat (NAM). Blok pembangun karbohidrat adalah N-asetilglukosamin (NAG) dan N-asetiltalosaminuronikasid (NAT).
4 Satuan karbohidrat individu dihubungkan oleh ikatan glikosidik β 1 – 4. Satuan karbohidrat individu dihubungkan oleh ikatan glikosidik β 1 – 3.
5 Link silang peptida mengandung asam amino D dan L. Link silang peptida hanya mengandung asam amino L.
6 Urutan asam amino dari ikatan silang peptida adalah L – Alanina, D – Glutamin, L – Lisin dan D – Alanine * Urutan asam amino dari ikatan silang peptida adalah L – Glutamin, L – alanin, L – Lisin dan L – Glutamin *
7 Dinding sel mungkin mengandung asam Diaminopimelik (DAP), analog struktural dan turunan dari Lysine Asam diaminopimelik benar-benar tidak ada dan tidak dilaporkan di dinding sel Archaebacteria
8 Antibiotik seperti Vankomisin dan Penicillin dapat menurunkan dinding sel peptidoglikan. Vankomisin dan Penisilin tidak peka terhadap pseudopeptidoglikan dan mereka tidak dapat menurunkannya.
9 Peptidoglikan sensitif terhadap aktivitas enzim lisozim. Pseudopeptidoglikan tidak sensitif terhadap aktivitas enzim lisozim.

* Grup yang berbeda dapat menunjukkan variasi. Urutan ini adalah yang paling umum.

9 Perbedaan Peptidoglikan (Murein) dan Pseudopeptidoglikan (Pseudomurein)
9 Perbedaan Peptidoglikan (Murein) dan Pseudopeptidoglikan (Pseudomurein) 1

Mayoritas Bakteri dan Archaebacteria memiliki dinding sel yang kaku di sekitar membran plasma. Dinding sel peptidoglikan (juga disebut murein), yang diangg

Editor's Rating:
5

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *