Pengertian Amina, Klasifikasi dan tatanama

Anda telah mendengar tentang Amonia, Bukan? Tapi, itu bukan satu-satunya produk nitrogen yang populer. Ada begitu banyak produk amonia lainnya yang diturunkan dengan mengubah atom hidrogen. Kita memberi mereka nama seperti amina Primer atau amina Sekunder dll. Dalam artikel ini, kita akan melihat klasifikasi amina secara rinci. Kita juga akan melihat sekilas nomenklatur atau tatanama klasifikasi amina.

Apa itu Amina?

Amina adalah senyawa organik yang berasal dari amonia (NH3). Mereka diturunkan dengan mengganti satu atau lebih atom hidrogennya dengan gugus alkil atau aril. Sebagai contoh:

CH3NH2 C2H5NH2 C6H5NH2
Metil amina Etil amina Anilin

Klasifikasi Amina

Atas dasar jumlah atom hidrogen yang diganti dalam molekul NH3, amina dikategorikan menjadi tiga jenis:

1 ° atau Amina Primer

Dalam 1 ° amina, satu atom hidrogen NH3 digantikan oleh gugus alkil atau aril. Sebagai contoh:

CH3NH2  ==> Metil Amina

2 ° atau Amina Sekunder

Dalam 2 ° amina, dua atom hidrogen NH3 digantikan oleh gugus alkil atau aril. Misalnya: CH3NHCH3 atau dimetil amina.

3 ° atau Amina Tersier

Dalam amina tersier, ketiga atom hidrogen NH3 digantikan oleh gugus alkil atau aril. Sebagai contoh: N(CH₃)₃ Trimetilamina.

Tatanama Amina

Dalam sistem penamaan yang umum, kami menamai amina alifatik dengan mengawali grup alkil ke sebuah tambang, mis., Alkylamine. Sebagai contoh: C₂H₅CH₂NH₂ Propilamina

Amina sekunder dan tersier, yang memiliki dua atau lebih gugus yang sama dinamai dengan menambahkan awalan ‘di’ atau ‘tri’ sebelum nama grup alkil. Sebagai contoh: (CH₃)₂NH Dimetilamina

Amina aromatik dinamakan sebagai turunan dari anggota induk, anilin (C6H5NH2). Sebagai contoh: o-Toluidine CH3C6H4NH2

amina
amina

Contoh soal

Pertanyaan: Tulis aturan rinci tentang tata nama amina.

Jawaban: Dalam kimia organik, nama-nama senyawa yang diterima secara global diberikan sesuai dengan pedoman yang diberikan oleh IUPAC untuk nomenklatur senyawa organik. Penamaan amina alifatik dilakukan dengan mengawali gugus alkil menjadi amina dan dengan demikian nama amina alifatik adalah dari bentuk alkilamin.

Sebagai contoh, CH3NH2 dinamai metilamin (bagian alkil + amina = metilamin). Awalan seperti di dan tri ditambahkan sebelum nama-nama gugus alkil ketika ada dua atau lebih gugus yang identik. Jika lebih dari satu gugus amino ada dalam amina maka rantai induk dan posisi gugus amino diidentifikasi dengan penomoran atom karbon dalam rantai induk.

Penomoran dilakukan sedemikian rupa sehingga atom karbon yang mengandung gugus –NH2 mendapatkan angka terendah. Awalan bersama dengan angka-angka tersebut kemudian digunakan untuk menunjukkan jumlah gugus amino dan posisi mereka dalam molekul. Sebagai contoh, H2N-CH2-CH2-NH2 dinamai ethane 1, 2-diamine. Jika gugus –NH2 dilekatkan pada cincin benzena maka disebut sebagai arilamin.

Salah satu contoh arilamin yang paling sederhana adalah C6H5NH2. Umumnya dikenal sebagai anilin yang juga merupakan nama IUPAC yang diterima. Ketika kita menamai arilamin sesuai dengan pedoman yang diberikan oleh IUPAC maka ‘ar’ arena digantikan oleh amina, misalnya, C6H5-NH2 dinamai benzenamina.

Loading...