6 Perbedaan suhu dan panas

Panas dan suhu mungkin agak sulit melihat perbedaan mereka dan sering dianggap sama. Oleh karena itu, perlu untuk membedakan keduanya untuk mengeluarkan gambaran yang jelas tentang keduanya. Mereka mungkin terdengar serupa tetapi jauh berbeda menurut sains dan penelitian.

Panas adalah jenis energi yang mengukur total energi kinetik dari molekul-molekul dalam tubuh sementara suhu adalah keadaan panas atau dingin materi. Pengukuran panas dalam Joule (J). Di sisi lain, pengukuran suhu dalam derajat Celcius (° C). Itu juga dapat diukur dalam Fahrenheit (° F) atau Kelvin (K) tergantung pada institusi atau negara. Panas dinyatakan sebagai Q sedangkan ekspresi untuk suhu adalah T. Termometer digunakan untuk mengukur suhu sementara kolorimeter mengukur panas atau kalor.

6 Perbedaan suhu dengan panas
6 Perbedaan suhu dengan panas

Pengertian suhu

Nol mutlak adalah suhu minimum secara teoritis, di mana partikel tetap tidak bergerak. Nol mutlak adalah 0 K (skala Kelvin), -459,67 ° F (skala Fahrenheit) dan -273,15 ° C (skala Celsius). Sebagian besar dunia menggunakan skala Celcius, tetapi Amerika Serikat biasanya menggunakan skala Fahrenheit. Dalam Sains, skala Kelvin banyak digunakan dalam pengukuran dan dinamai demikian untuk menghormati seorang fisikawan dari Skotlandia. Skala Kelvin paling umum disebut absolut.

Pengertian Panas

Kalor dalam fisika atau disebut Panas dalam kehidupan sehari-hari dapat ditransfer melalui radiasi, konduksi, konveksi, dan adveksi. Konduksi adalah transfer panas antar padatan, radiasi adalah transfer energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik melalui udara, atau media dan konvensi adalah transfer panas dalam cairan dan gas. Adveksi, di sisi lain, adalah perpindahan panas oleh aliran cairan dari satu titik ke titik lainnya. Panas dalam istilah sederhana, ditransfer dari ujung panas ke titik yang kurang panas baik secara mandiri atau melalui media. Gerakan partikel-partikel materi yang dipicu oleh panas meningkat ketika terjadi perpindahan panas. Panas laten adalah jumlah panas yang dibutuhkan untuk mengubah padatan menjadi cairan atau uap, atau mengubah cairan menjadi uap tanpa harus mengubah suhu.

Hubungan Antara Panas dan Suhu

Dalam mencoba memahami konsep panas dan suhu, yang penting untuk dicatat adalah bahwa panas akan meningkatkan atau menurunkan suhu. Peningkatan panas akan menyebabkan peningkatan suhu sementara penurunan panas akan menyebabkan penurunan suhu. Perbedaan penting lainnya adalah bahwa panas adalah energi sedangkan suhu hanyalah ukuran energi. Sebagian besar, peningkatan panas menyebabkan peningkatan volume materi. Contoh singkatnya adalah bathtub yang penuh air dan saru cangkir yang penuh dengan air. Meskipun berada pada suhu yang sama, keduanya dapat berbeda dalam hal panas.

Bak mandi memiliki lebih banyak molekul air, dan ini diterjemahkan menjadi lebih banyak energi panas yang mengarah ke pembentukan panas. Itulah sebabnya cangkir itu mungkin memiliki air yang cepat dingin yang bertentangan dengan bak mandi yang memiliki air yang lebih hangat, meskipun keduanya memiliki suhu yang sama. Temperatur menyebabkan perubahan fase atau keadaan materi. Mendidih, penguapan, peleburan, dan pembekuan adalah semua proses yang dipengaruhi oleh perubahan suhu. Panas dan suhunya memang berbeda tetapi jangan keliru menggangap hal yang sama.

Kesimpulan perbedaan panas dengan suhu

Panas:

  • Ini adalah bentuk energi internal yang diperoleh karena gerakan acak dan daya tarik emnarik molekul yang ada dalam zat.
  • Satuan SI-nya adalah joule.
  • Jumlah energi panas yang terkandung dalam benda tergantung pada massa, suhu, dan materialnya (kapasitas panas spesifik).
  • Ini dapat diukur dengan menggunakan prinsip kalorimetri (atau prinsip metode campuran).
  • Dua benda yang memiliki jumlah energi panas yang sama dapat berbeda keadaan suhunya.
  • Ketika dua benda bersentuhan, jumlah total energi panas adalah jumlah dari energi panas masing-masing benda.

Suhu:

  • Ini adalah besaran yang menentukan ke arah mana energi panas akan mengalir.
  • Satuan SI-nya adalah kelvin.
  • Suhu benda tergantung pada energi kinetik rata-rata molekulnya.
  • Suhu diukur menggunakan termometer.
  • Dua benda pada suhu yang sama dapat mengandung jumlah energi panas yang berbeda.
  • Jika dua benda pada suhu yang berbeda tetap bersentuhan, suhu yang dihasilkan akan menjadi suhu di antara kedua suhu tersebut.

Tinggalkan Balasan