Mengapa Merokok Dapat Menyebabkan Penyakit Atau Gangguan Pada Saluran Pernapasan?

Bahaya Merokok

Telah menjadi pengetahuan bersama bahwa rokok bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Gangguan pernapasan ini tidak hanya dialami oleh orang yang merokok atau dengan kata lain perokok aktif, namun juga orang yang tak sengaja menghirup asap dari rokok tersebut yang disebut sebagai perokok pasif.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa bahan kimia yang terdapat dalam rokok bersifat karsiogenik atau dapat menyebabkan kanker dan dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit pada sistem pernapasan, seperti jantung koroner, bronkitis kronis, asma, amfisema, strok, dan dalam memudahkan terjangkit AIDS.

Dari berbagai jenis penyakit itu, gangguan pernapasan adalah penyakit yang paling mungkin terjadi pada perokok aktif dan pasif. Gangguan pernapasan ini disebabkan oleh perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan dan jaringan paru-paru.

Hal ini mengakibatkan terjadi perubahan anatomi pada saluran pernapasan hingga menimbulkan perubahan fungsi paru-paru. Terdapat beberapa bahan dalam asap rokok yang memberikan efek yang berbahaya bagi kesehatan, yaitu nikotin, karbon monoksida, tar, hidrogen sianida, senyawa hidrokarbon, amonia, keton, aldehida, benzopiren, kadmium, dan fenol.

Bahaya Merokok
Bahaya Merokok

Dari berbagai jenis bahan kimia tersebut, 3 zat yang disebutkan di awal adalah jenis yang bahan yang paling berbahaya bagi kesehatan manusia. Bagaimana asap rokok itu bisa berpengaruh terhadap pernapasan? Iritasi tenggorokan dan bronkial terjadi terjadi karena menghirup pertama atau bekas asap rokok.

Seiring waktu, bronkus dan paru-paru manusia perokok aktif atau pun pasif menjadi timbul bekas luka. Masalah kesehatan seperti bronkitis kronis dan emfisema dapat membatasi respirasi yang harus dilakukan oleh manusia. Hal ini mencegah oksigen dalam jumlah yang cukup untuk masuk aliran darah ke jantung.

Aterosklerosis akibat mengisap asap rokok ini juga dapat mempersempit pembuluh darah paru-paru yang membawa darah dengan kandungan oksigen ke jantung. Hal ini semakin mengurangi jumlah oksigen yang dipompa ke seluruh bagian tubuh.

Oleh sebab itu, rokok akhirnya tidak hanya berdampak pada gangguan pernapasan saja karena gangguan pernapasan ini pun juga akan berdampak pada gangguan yang lain pada tubuh.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *