Contoh Osifikasi Intrakartilagenosa

Osifikasi Intrakartilagenosa

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai contoh dari osifikasi intrakartilagenosa, terlebih dahulu akan dijelaskan apa itu osifikasi. Osifikasi adalah sebuah proses pembentukan tulang yang dimulai dari perkembangan jaringan penyambung seperti tulang rawan yang berkembang menjadi tulang keras.

Kemudian jaringan yang berkembang tersebut akan disisipi dengan pembuluh darah yang akan membawa mineral seperti kalsium dan menyimpannya pada jaringan tersebut. Sedangkan, Osifikasi intrakartilagenosa adalah osifikasi yang menyebabkan tulang menjadi bertambah panjang.

Proses dari osifikasi ini adalah sebagai proses pembentukan tulang dari yang lunak atau tulang rawan menjadi tulang yang keras. Dalam prosesnya, osifikasi ini sangat aktif untuk membelah diri yang berada pada bagian tengah di tulang rawan.

Sel sel ini kemudian menempati jaringan pengikat yang letaknya ada pada sekelilingnya. Proses pengerasan tulang ini karena pembuluh darah yang mengelilingi sel ini mengangkut zat fosfor serta kalsium untuk menuju matriks tulang.

Contoh

Contoh dari Osifikasi intrakartilagenosa ini bisa dilihat dari pembentukan tulang yang terdapat pada tulang pipa (tulang panjang). Bagian tubuh yang memiliki tulang pipa ini meliputi:

  • Tulang paha
  • Tulang hasta
  • Tulang lengan atas
  • Tulang pengumpil
  • Tulang betis
  • Tulang kering

Proses

Jika dilihat dari contoh bagian tulang yang menjadi bagian dari proses Osifikasi intrakartilagenosa, maka dapat disimpulkan bahwa proses ini menjadi bagian pembentukan dari sebagian besar tulang pada tubuh manusia. Untuk lebih jelasnya berikut ini merupakan tahapan proses osifikasi intrakartilagenosa pada tulang pipa :

  • Penulangan dimulai dari tulang rawan yang mengandung osteoblas, bagian yang paling banyak mengandung osteoblas adalah epifisis dan diafisis.
  • Setelah itu terjadi perkembangan pusat osifikasi secara langsung.
  • Kemudian pada bagian pusat tulang terjadi perombakan sel tulang sehingga pembuluh darah mulai masuk dan membentuk rongga sumsum tulang.
  • Terbentuklah pusat osifikasi sekunder yang muncul pada setiap epifisis, osifikasi sekunder ini lah yang menyebabkan pemanjangan tulang.

Loading...