Pengertian dan Fungsi Kelenjar Keringat Apokrin

Pengertian Kelanjar Keringat Apokrin

Kelenjar keringat apokrin yaitu kelenjar keringat besar yang hanya dapat ditemukan pada ketiak, kulit puting susu, kulit sekitar alat kelamin, pangkal paha, pusar, daerah anal, dada, kelopak mata, telinga, dan kulit. Kelenjar keringat ini terletak dibagian yang lebih dalam saluran untuk keluar keringat berkelok-kelok, kemudian lurus menuju epidermis, dan bermuara pada folikel rambut.

Bersamaan dengan keringat yang keluar bagian-bagian sel kelenjar yang sudah rusak dapat menimbulkan bau khas. Kelenjar besar yang terdapat pada ketiak, areola mamae, labium mayus, dan sekitar anus menghasilkan sekret lebih kental daripada kelenjar keringat kecil.

Kelenjar keringat besar ini kurang bergelung, lumen sekresinya lebih besar membentuk lapisan yang lebih sempurna diantara membran sel dan sel epitel, dan fungsinya sangat aktif setelah mencapai pubertas. Kelenjar apokrin ini menanggapi seks dan stres dengan mengeluarkan cairan yang terurai oleh bakteri.

Hal ini menimbulkan bau badan khusus. Kelenjar apokrin ini akan terus mengeluarkan atau melepaskan keringat, semakin tinggi tingkat stress emosianal yang dialami maka kelenjar apokrin akan melepaskan keringat dalam jumlah banyak pula. Namun selain pemicu emosional, kemungkinan karena faktor turun-temurun.

Kelenjar Keringat Apokrin
Kelenjar Keringat Apokrin

Fungsi Kelenjar Keringat Apokrin

Kelenjar apokrin yang ditemukan untuk menyimpan zat lemak yang tebal, namun apabila terjadi kontak atau bertemu dengan bakteri dapat memulai untuk membentuk bau khas. Bakteri tersebut berkembang biak dengan sangat cepat sehingga memecah sekresi kelenjar apokrin oleh sebab itu menimbulkan bau badan yang dapat menyebar dengan sangat cepat dan berlebihan.

Selain mandi yang teratur agar bakteri tidak cepat berkembang biak perangilah bau badan dengan menggunakan deodorant. Deodoran dirancang khusus untuk mencegah dan memerangi bau badan atapun mengurangi produksi bakteri untuk berpesta.

Selain itu dapat menggunakan antiperspirant untuk mengukur baik. Senyawa yang terdapat dalam antipersipan dapat mengurangi jumlah keringat yang berlebihan untuk sementara waktu agar keringat berlebihan tidak menganggu aktivitas sehari-hari.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *