Jenis Kelenjar Keringat (Ekrin dan Apokrin)

Pengertian Kelenjar Keringat

Apakah kalian pernah mendengar tentang kelenjar keringat? Sudah pasti jawabannya adalah iya, karena kelenjar keringat ini tentu sudah pernah dipelajari di bangku pendidikan. Tetapi apakah anda tau apa itu kelenjar keringat dan jenisnya?

Pada artikel kali ini kita akan membahas kembali mengenai kelenjar keringat tersebut yakni terkait jenis kelenjar keringat pada tubuh manusia. Perlu diketahui bahwa tubuh manusia memiliki antara tiga sampai empat juta kelenjar keringat.

Berkeringat merupakan aktivitas normal tubuh yang berfungsi untuk membantu mengatur suhu pada tubuh. Kelenjar keringat biasanya disebut juga dengan kelenjar suderifous, dimana kelenjar ini tersebar di seluruh permukaan tubuh dan sangat berlimpah atau sangat banyak terdapat pada telapak tangan, telapak kaki dan pada dahi.

Kelenjar keringat adalah kelenjar yang memiliki sistem keringat yang mengandung atau menghasilkan air dan mineral lain. Keringat akan dikeluarkan melalui pori-pori yang terletak di bagian Lapisan dermis (kulit jangat) dan dalam aktivitas fisik berat di suhu yang hangat sampai panas, kelenjar akan mengeluarkan sekitar 2 liter keringat lebih banyak dari biasanya.

Jenis Kelenjar Keringat
Jenis Kelenjar Keringat

Jenis Kelenjar Keringat

Terdapat dua Jenis kelenjar keringat pada tubuh manusia yaitu sebagai berikut :

1. Kelenjar Keringat Ekrin

Kelenjar keringat ekrin terdapat hampir di sebagian besar bagian tubuh dan menghasilkan keringat yang ringan serta tidak berbau. Kelenjar keringat ekrin didistribusikan di seluruh tubuh, tetapi kepadatan bervariasi sesuai dengan daerah tubuh.

Kepadatan tertinggi (> 250 kelenjar / cm2) ditemukan pada telapak kaki, telapak tangan, dan kulit kepala. Kelenjar keringat ekrin merupakan kelenjar keringat yang lebih kecil dan tidak meluas ke dermis.

2. Kelenjar Keringat Apokrin

Jenis kelenjar keringat ini membuka ke arah folikel rambut. Kelenjar keringat apokrin banyak ditemukan pada daerah di mana terdapat banyak folikel rambut, seperti di kulit kepala, ketiak, dan selangkangan. Kelenjar keringat ini melepaskan keringat yang lebih berat atau padat dan mengandung lemak yang membawa bau yang berbeda.

Bau tersebut disebut bau badan, bau ini dapat terjadi saat keringat yang keluar dari kelenjar apokrin bercampur dengan bakteri di kulit.

Loading...

Incoming search terms: