Apakah yang Dimaksud dengan Kewirausahaan?

Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan berasal dari dua kata, yaitu wira dan usaha. Untuk mengetahui definisi dari kewirausahaan itu sendiri, terlebih dahulu anda perlu arti dua kata tersebut. Wira memiliki arti pejuang, pahlawan, manusia, dan lain sebagainya. Sedangkan usaha berarti perbuatan amal, bekerja atau berbuat sesuatu.

Dari penjelasan tersebut, tentu dapat kita simpulkan bahwa kewirausahaan adalah orang yang pintar dalam mengenali suatu produk, menentukan cara produksi, serta menyusun operasi pengadaan produk. Untuk bisa menjadi wirausaha, seseorang harus mengetahui dasar-dasar mengenai produk dan pemasaran suatu barang.

Wirausaha akan selalu mengacu pada orientasi keuntungan dan hasil. Apabila orientasi tersebut tidak tercapai, seseorang dapat dikatan sebagai seorang wirausaha yang gagal.

Peran Wirausaha

Keberadaan wirausaha tentu memiliki peran. Adapun peran wirausaha tersebut adalah sebagai salah satu jalan keluar dalam memecahkan suatu masalah pekerjaan. Hal tersebut akan berkaitan dengan sistem pengurangan pengangguran.

Kewirausahaan
Kewirausahaan

Wirausaha juga berperan untuk membangun perekonomian nasional karena tidak membebani masyarakat atau pemerintah. Selanjutnya, wirausaha dapat meningkatkan pendapatan suatu masyarakat. Semakin banyak wirausaha di suatu lingkungan masyarakat, maka bisa kita ketahui akan berkurangnya angka pengangguran.

Semakin berkurangnya angka pengangguran maka semakin naik juga taraf hidup pada masyarakat tersebut. Peran terakhir adanya wirausaha adalah meningkatkan produktivitas pada faktor produksi. Dari beberapa peranan tersebut, tentu akan kita ketahui apabila wirausaha memiliki banyak manfaat.

Jenis Sektor Usaha

Dalam hubungannya dengan wirausaha, anda perlu mengetahui beberapa sektor usaha. Adapun sektor usaha tersebut terbagai menjadi dua, yaitu sektor formal dan sektor informal.

1. Sektor Formal

Sektor formal adalah suatu kegiatan atau usaha yang telah dikelola sedemikian rupa, sehingga kegiatannya bersifat tetap. Adapun sektor ekonomi formal terdiri dari industri, perdagangan, agraris, jasa dan transportasi, serta usaha-usaha lain yang berbentuk perusahaan.

2. Sektor Informal

Sektor informal adalah kegiatan usaha yang bersifat sampingan. Sektor ekonomi informal tersebut yaitu seperti pedangang kecil atau retailer. Untuk sektor industirnya, sektor ekonomi informal dapat berupa pengrajin, pengolahan hasil pertanian, dan lain sebagainya. Wirausaha secara luas akan berkaitan dengan ekonomi, masyarakat, dan seseorang.

Loading...