Zat Immunoglobulin Pada ASI

Pengertian Immunoglobulin

Imunoglobulin atau antibodi adalah suatu fraksi plasma (serum) yang bereaksi secara khusus dengan antigen yang merangsang produksinya. Imunoglobulin adalah kelas antibodi (sejenis protein) yang ditemukan dalam darah dan jaringan cairan.

Immunoglobulin diproduksi oleh sel-sel sistem kekebalan yang disebut limfosit B. Fungsi immunoglobulin adalah untuk mengikat zat-zat dalam tubuh yang dikenal sebagai antigen asing (sering protein pada permukaan bakteri dan virus).

Pengikatan ini sangat penting dalam penghancuran mikroba yang menanggung antigen. Immmunoglobulin juga dapat memainkan peran sentral dalam alergi dan reaksi hipersensitivitas.

Dalam hal ini mereka sangat mengikat antigen yang tidak selalu merupakan ancaman bagi kesehatan, yang dapat menimbulkan reaksi inflamasi.

Immunoglobulin
Immunoglobulin

Pengertian dan Fungsi ASI

ASI adalah Air Susu Ibu. Asi adalah makanan alamiah bagi bayi. Asi sendiri dikatakan sangat baik karena mengandung zat gizi sesuai kebutuhan bayi serta mengandung zat kekebalan tubuh untuk mencegah bayi dari berbagai penyakit infeksi seperti diare, batuk, pilek radang tenggorokan dan gangguan pernafasan.

Selain itu asi juga dapat melindungi bayi dari alergi, aman dan terjamin kebersihannya karena langsung disusukan kepada bayi dalam keadaan segar, tidak akan pernah basi, mempunyai suhu yang tepat serta dapat diberikan kapan saja dan dimana saja.

ASI juga dapat membantu memperbaiki refleks menghisap, menelan dan bernafas bagi bayi. Adapun keuntungan pemberian asi pada bayi adalah sebagai berikut :

  • Meningkatkan daya tahan tubuh bayi
  • Mengurangi resiko bayi terkena penyakit kencing manis, kanker , jantung dan lain – lain
  • Mengoptimalkan pertumbuhan rahang bayi
  • Bagi ibu, dapat mengurangi pendarahan setelah melahirkan
  • Dapat menunda kehamilan berikutnya (KB alamiah)

Dengan demikian imunoglobulin dihasilkan oleh sel limfosit B. Sel limfosit B terutama memproduksi sekretori IgA (sIgA) yang berfungsi melindungi IgA dari enzim penghancur protein (tripsin, pepsin) di saluran cerna bayi dan keasaman lambung.

Immunoglobulin M (IgM) akan ditransfer pada awal kehidupan bayi sebagai perlindungan terhadap E.Coli dan polio, bila ibu sudah pernah terpajan sebelumnya. Immunoglobulin G (IgG) dimiliki oleh bayi dari transfer melalui plasenta.

Immunogobulin D hanya sedikit sekali ditemukan dalam ASI, sedangkan IgE tidak ada. Imunoglobulin di dalam asi tidak diserap oleh bayi tetapi berperan memperkuat sistem imun lokal saluran cerna. Jadi zat immunoglobulin dan asi saling berkaitan.

Loading...