Klasifikasi Hubungan Antar Kelompok Menurut Lieberson

Pola Hubungan Antar Kelompok Menurut Banton

Manusia merupakan kelompok sosial yang tidak bisa hidup sendiri, mereka membutuhkan orang lain untuk hidup. Dalam hubungan manusia inilah muncul pola hubungan antar kelompok, kelompok sosial satu pasti akan berhubungan dengan kelompok sosial lainnya.

Menurut Banton dalam pola hubungan antar kelompok terdapat pola-pola yang disebut akulturasi, peternalisme, dominasi, pluralisme, dan juga integritas.

1. Akulturasi

Akulturasi merupakan komunikasi antar kelompok satu dengan lainnya tanpa menghilangkan ciri kepribadian pada kelompok masing-masing.

2. Dominasi

Dominasi adalah jika kelompok satu mengusasai kelompok lainnya, dan ada 4 macam kemungkinan yang bisa terjadi, dintaranya adalah genosida pembunuhan berencana, pengusiran, perbudakan seperti yang dialami oleh bangsa penjajah kepada bangsa Indonesia, juga terjadi segregasi dan asimilasi.

Klasifikasi Hubungan antar Kelompok

Klasifikasi Hubungan antar Kelompok

3. Paternalisme

Paternalisme yaitu dominan pendatang baru, integrasi yaitu mengakui adanya perbedaan ras.

Loading...

4. Pluralisme

Pluralisme yaitu hubungan yang mengakui persamaan.

Pola Hubungan Antar Kelompok Menurut Stanley Lieberson

Menurut Stanley Lieberson ada dua macam pola hubungan antar kelompok, yaitu sebagai berikut :

1. Migrandt Superordination

Yaitu pola dominasi kelompok pendatang baru atas kelompok asli atau peribumi, contohnya yang terjadi oleh bangsa Eropa yang datang ke Amerika, Asia, dan Afrika hingga akhirnya mereka datang untuk menjajah dan mendapatkan banyak keuntungan.

2. Indigenous superordination

Merupakan pola dominasi oleh kelompok pribumi atas kelompok pendatang baru, contohnya adalh dominasi orang-orang eropa atas orang-orang Asia yng datang ke Eropa.

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk, masyarakat majemuk menurut Nasikun adalah masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih tertib sosial, komunitas atau lainnya yang memiliki kultural, ekonomi, dan politik yang terpisah.

Sedangkan menurut J.S Funival masyarakat majemuk merupakan masyarakat yang tidak terlalu loyal dengan masyarakat secara keseluruhan. Dan jenis-jenis masyarakat majemuk beragam, ada jenis masyarakat majemuk seimbang, memiliki minoritas dominan, memiliki fragmentasi, dan lainnya.

Dan untuk faktor yang menyebabkan kemajukan di Indonesia adalah faktor geografis Indonesia juga keanekaragaman cara hidup masyarakat Indonesia. Dan penting diketahui bahwa didunia ini terbagi menjadi beberapa ras, diantaranya ada ras mongoid, ras kaukasoid, dan juga negroid. Kemudian ras tersebut masih terbagi lagi menjadi beberapa bagian.

Loading...
Hisham.id © 2017 Frontier Theme