Sebab Terjadinya Perubahan Musim di Indonesia

Perubahan Musim di Indonesia

Biasanya satu tahun terbagi menjadi 4 musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim semi, dan musim dingin. Namun karena Indonesia terletak di daerah tropis, maka hanya dibagi menjadi 2 musim saja. Yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Tetapi biasanya musim kemarau lebih lama terjadi dibandingkan dengan musim hujan. Dalam satu tahun yang terdiri dari 12 bulan, bisa dibilang musim hujan hanya ada 5 bulan saja sedangkan 7 bulan lainnya yaitu adanya musim kemarau.

Perubahan Musim di Indonesia
Perubahan Musim di Indonesia

Bagaimana bisa begitu? Kenapa datangnya 2 musim tidak sama 6 bulan saja? Tentu ada faktor-faktor yang menjadikan perubahan musim di Indonesia.

Faktor Penyebab Perubahan Musim

Terjadinya musim di atas tentu ada penyebabnya. Karena itu bukanlah hal yang alami terjadi. Anda harus tahu beberapa penyebab terjadinya perubahan musim di Indonesia adalah :

1. Pergeseran Semu Matahari Tahunan

Pada saat bumi berevolusi, suhu bumi tidak tegak lurus terhadap suatu bidang yaitu bidang ekliptika, tetapi condong ke 66.5 derajat, dan hal inilah yang mengakibatkan posisi bumi terhadap matahari mengalami perbedaan.

2. Letak Lintang

Secara astronomis Indonesia terletak pada posisi garis lintang 6 derajat LU – 11 derajat LS. Karena posisi itulah Indonesia berada di daerah tropis yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Akibatnya, sudut datang sinar matahari selalu tinggi dengan titik kulminasi matahari terendah. Itulah yang mungkin menyebabkan terjadinya musim kemarau lebih lama.

3. Rotasi Bumi

Karena cepatnya gerakan bumi dari barat ke timur, sehingga berpengaruh pada udara di bagian utara dan indonesia terletak di belahan bumi bagian utara.

4. Daerah Bertekanan Rendah dan Tinggi

Karena Indonesia terletak pada 2 benua dan adanya tekanan benua tersebut menyebabkan  menyebabkan terjadinya gerakan udara bolak balik yang berlawanan arah.

Itulah beberapa penyebab mengapa bisa terjadi perubahan musim di Indonesia, dan mengapa tidak hanya satu musim saja. Namun hal tersebut juga sangat menguntungkan bagi kita. Seandainya hanya ada 1 musim saja, musim hujan contohnya.

Tentu kita akan mengalami kesulitan dalam beraktivitas. Dan jika hanya ada musim kemarau saja. Pasti banyak orang yang sakit karena kekeringan atau karena kekurangan air bersih.

Loading...

Incoming search terms: