2 Faktor Yang Memengaruhi Perkembangan Janin

Manusia seperti makhluk hidup lainnya mengalami dua tahap dalam pertumbuhan dan perkembangan, tahap tersebut adalah pra-kelahiran dan juga pasca kelahiran. Pada pertumbuhan pra-kelahiran sudah terjadi sejak sel sperma bertemu dengan sel ovum dan membentuk zigot.

Zigot akan tumbuh dan berkembang dengan cara membelah sehingga membentuk embrio dan juga organ-organ penting seperti paru-paru. Pertama embrio akan menempelkan diri pada rahim ibu agar tidak mudah tergoncang.

Lama-kelaman sel-sel pada embrio akan tumbuh secara sempurna. Pertama-tama sel akan membentuk 3 jenis lapisan, yaitu lapisan luar yang akan menjadi kulit dan sistem saraf, lalu lapisan tengah yang akan menjadi pembuluh darah, otot, tulang dan sebagainya.

Selanjutnya lalu lapisan dalam yang akan menjadi kelenjar dan juga organ penting. Walaupun masih embrio, ketika jantung sudah terbentuk maka jantung tersebut akan berdetak hingga seterusnya tanpa pernah berhenti.

Loading...

Zigot menjadi embrio, embrio menjadi janin hingga akhirnya janin dilahirkan dan menjadi bayi merupakan serangkaian proses yang sangat penting. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi perkembangan zigot, embrio dan juga janin yang ada di dalam rahim.

Faktor yang mempengaruhinya diantaranya:

1. Asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu. Untuk ibu hamil, harus mengkonsumsi makanan yang sehat dengan nutrisi yang lengkap karena nutrisi tersebut sangat penting dalam proses pembentukan organ, saraf dan lain sebagainya pada embrio.

2. Biasanya ibu hamil dilarang untuk bekerja terlalu berat, tentu saja larangan tersebut ada tujuannya. Apabila kondisi ibu hamil tidak baik maka dapat mempengaruhi perkembangan janin yang ada di dalamnya.

Apabila kehamilan yang berlangsung selama 9 bulan berjalan tanpa adanya komplikasi dan asupan nutrisi terjaga dengan baik. Namun bukan berarti ibu hamil hanya memeriksakan diri pada akhir kehamilan saat sudah masuk masa kelahiran.

Ibu hamil harus rutin mengecek kondisi tubuh dan juga janin yang ada di dalamnya untuk memastikan bahwa janin tumbuh dengan baik sehingga nantinya ketika lahir maka bayi tersebut menjadi bayi yang sehat.

Biasanya dokter kandungan akan meresepkan suplemen tambahan jika dirasa asupan nutrisi yang dibutuhkan janin untuk berkembang kurang.

Loading...
Updated: 5 April 2018 — 17:47
Hisham.id © 2017 Frontier Theme